Home » , , , » Penjualan kartu perdana dengan ID card

Penjualan kartu perdana dengan ID card

Maraknya kasus penipuan lewat SMS sudah menjadi hal yang wajar dan selalu menghiasi layar kaca di media berita. Berbagai modus penipuan dengan menggunakan media HP memang bemtuk penipuan virtual karena tidak face to face. Dengan beredarnya kartu perdana simcard yang dijual bebas menjadi ladang yang subur bagi penipu-penipu via ponsel sekarang ini. Setidaknya Indonesia harus selangkah lebih mawas diri dengan merubah sistem penjualan kartu perdana dengan ID card


Seperti halnya negara yang sudah menerapkan sistem penjualan kartu perdana menggunakan ID card atau kartu identitas tidak atau jarang ditemukan penipuan via sms. andaipun ada penipuan akan langsung dengan mudah terlacak siapa pemilik nomor ponsel tersebut. Dulu, sewaktu saya diajak ke negara tetangga, Singapura, walau hanya 3 hari disana dan ingin membeli simcard perdana maka aturannya harus menyertakan identitas yang berlaku. waktu itu saya pakai pasport sebagai identitas resmi untuk membeli sebuah nomor kartu perdana. Saya membayangkan, seandainya Indonesia dalam penjualan kartu perdana diwajibkan menyertakan identitas diri tentu kejadian penipuan via sms tidak akan menjadi penghias keseharian media berita. 

Operator selular di Indonesia tentu juga akan mudah memetakan pengguna dan pelanggannya. Jadi bukan melulu masalah untung banyak, tapi juga masalah keamanan dan kepraktisan, management operator dan pengawasan penggunaan kartu selular kedepannya akan lebih transparan dan aman. Sekali lagi, kapan Indonesia akan melakukan hal yang demikian ? semoga saja secepatnya dan optimis bisa... 

0 komentar:

Post a Comment

* Berikan komentar secara Bijaksana dan membangun*
* Spam adalah tindakan tidak terpuji sebagai Blogger Sejati *

Ruqyah syar'i MP3